Tabulasi genomik rangkaian massa Kampung Tambora
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v9i1.2778Kata Kunci:
Arsitektur, Kampung, Massa, Morfologi, TipologiAbstrak
Dikenal sebagai salah satu kampung terpadat dan bermasalah di ASEAN sejak 2020, Tambora menghadapi berbagai masalah kesehatan, kebakaran dan problematika sosial. Isu kepadatan disinyalir terkait dengan komposisi solid dan void, khususnya batas kampung karena merupakan kendali bagi aksesibilitas sementara mengatur gestur keseluruhan kampung. Sayangnya, mayoritas penelitian terkait batas lebih banyak terfokus pada deliniasi daripada hubungan 3D. Investigasi lanjut terkait seri komposisi volumetrik, konfigurasi dan orientasi dibutuhkan untuk memahami arsitektur kampung sementara melanjutkan studi dasar terkait geometri. Batas kampung yang relatif lebih stabil juga menunjukkan intensitas, kompleksitas dan hibriditas sektor formal dan informal sehingga penting dalam membaca komposisi kampung. Koleksi beragam rumah kampung menunjukkan bahasa keruangan tersendiri sementara menunjukkan korelasi yang unik sehingga perlu dijabarkan. Untuk mengurainya, tabulasi genomik digunakan dalam menginterpretasi kualitas ruang. Instrumen QGIS mengkonversi garis menjadi tiga dimensi keruangan melalui langkah: 1) pengumpulan data, 2) konversi 2D menjadi 3D, 3) interpretasi sampel. Dengan berfokus pada arsitektur di batas kampung, serial tipe dan bentuk terangkat, membuka celah dan potensi sebagai alternatif solusi untuk jaringan kampung.
Unduhan
Referensi
Ariffin, Noor Aziah Mohd, MD Mizanur Rashid, and Nurul Hamiruddin Salleh. 2013. Methodologies in Architecture Research. First Edit. Malaysia: IIUM Press.
Aureli, Pier Vittorio. 2011. The Possibility of an Absolute Architecture. The MIT Press. https://mitpress.mit.edu/9780262515795/the-possibility-of-an-absolute-architecture/.
Besserud, Keith, and Joshua Cotten. 2022. “Architectural Genomics.” ACADIA 08, 238–45.
Desiyana, Irma. 2019. “Interrogating Socio-Spatial Sustainability in Dense City: Case Studies in Kalianyar and Jembatan Besi.” Seminar on Architecture Research & Technology 3: 119–36. https://smartfad.ukdw.ac.id/index.php/smart/article/view/25.
———. 2022. “Shape Grammar for House Facade along the Alley in Urban Kampung, Tambora, Jakarta.” Review of Urbanism and Architectural Studies 20 (1): 130–40. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2022.020.01.13.
Fikriyah, Siti Maryam. 2023. “Dinamika Kerukunan Antarumat Beragama Di Kelurahan Jembatan Lima Kecamatan Tambora Kota Jakarta Barat.” UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/70707.
Husin, Denny, Josef Prijotomo, and Bambang Sugiharto. 2021. “The Informality of Urban Kampung in Jakarta: A Model of an Architecture Form.” ISVS 8 (4): 16–30.
Ismawan, Dimas Andhi. 2008. “Kajian Kerentanan Kawasan Permukiman Padat Terhadap Bencana Kebakaran Kecamatan Tambora Jakarta Barat.” Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/4074/.
Karen, Maria Iqnasia, Dewi Ratnaningrum, and Maria Veronica Gandha. 2021. “Meredefinisi Kampung: Paradigma Baru Perencanaan Kota Dalam Mewujudkan Kota Yang Lebih Baik.” Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) 3 (1): 773. https://doi.org/10.24912/stupa.v3i1.10826.
Lefebvre, Henri. 2013. Rhythmanalysis: Space, Time and Everyday Life. Bloomsbury Publishing. https://books.google.co.id/books?id=hv_eBAAAQBAJ&dq=Rhythmanalysis:+Space,+Time+and+Everyday+Life&lr=&hl=id&source=gbs_navlinks_s.
Lianto, Fermanto, Rudy Trisno, Mieke Choandi, and Denny Husin. 2021. “Pemetaan Struktur Luar Kampung Kota Tanjung Gedong.” Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia 3 (2). https://doi.org/10.24912/jbmi.v3i2.8820.
Lianto, Fermanto, Rudy Trisno, Denny Husin, and Clinton Tedyardi. 2022. “Kampung Taman’s Corridor Structure Investigation: A Territorial Analysis by Using a Snapshot Method.” Journal of Regional and City Planning 33 (1): 66–83. https://doi.org/10.5614/jpwk.2022.33.1.4.
Lirenzsa, F, E Ellisa, and A Paramitha. 2020. “Spatial Negotiations in Domestic Space of the Home-Based Garment Industry in Kampung Tambora, Jakarta.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 447 (1): 012032. https://doi.org/10.1088/1755-1315/447/1/012032.
Lucan, Jacques. 2012. Composition, Non-Composition: Architecture and Theory in the Nineteenth and Twentieth Centuries. EPFL Press.
Madina, Rizki Fitria, Khotijah Lahji, Sri Tundono, and Aulia Fahrani. 2019. “Pencegahan Kebakaran Pada Lingkungan Permukiman Padat Di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.” Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) 1 (3). https://doi.org/10.25105/jamin.v1i3.6046.
Najafi, Elaheh, and Mohsen Faizi. 2017. “Evolution of Building Envelopes through Creating Living Characteristics.” Journal of Civil Engineering and Architecture 11 (12). https://doi.org/10.17265/1934-7359/2017.12.004.
Nasution, Atikah Marwa. 2018. “Pemanfaatan Modal Social Sebagai Strategi Pedagang Sekitar Kalijodo Pasca Penggusuran.” UIN Syarif Hidayatullah. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42834.
Nugroho, Agung Yudhistira, and Bahjatul Murtasidin. 2023. “Penghidupan Berkelanjutan Dan Dinamika Batasan Penghidupan Masyarakat Miskin Perkotaan Di Wilayah Kampung Tambora Jakarta.” Journal of Political Issues 4 (2): 89–98. https://doi.org/10.33019/jpi.v4i2.89.
Pardede, Kristian Bonanio Raynard. 2023. “Mengembalikan Batas Ruang Privat Dan Publik Di Kampung Padat Penduduk.” Kompas.Com. 2023. https://www.kompas.id/baca/metro/2023/09/21/mengembalikan-batas-ruang-privat-dan-publik-di-kampung-padat-penduduk.
Selviany, Desy. 2023. “Sejarah Jakarta, Sekarang Kampung Terpadat Di ASEAN, Ternyata Ini Asal Usul Tambora.” Wartakotalive.Com. 2023. https://wartakota.tribunnews.com/2023/01/03/sejarah-jakarta-sekarang-kampung-terpadat-di-asean-ternyata-ini-asal-usul-tambora?page=2#google_vignette.
Skeat, Walter W. 1993. The Concise Dictionary of English Etymology. Wordsworth Editions. https://books.google.co.id/books?id=aDhGlKL3h00C&dq=The+Concise+Dictionary+of+English+Etymology&lr=&hl=id&source=gbs_navlinks_s.
Solikhah, Nafiah, and Titin Fatimah. 2020. “Kampung Hijau Pada Kampung Kota (Studi Kasus: Kampung Tanjung Gedong RT.05/ RW.08, Jakarta Barat).” Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia 3 (1). https://doi.org/10.24912/jbmi.v3i1.7996.
Sudaryono. 2012. “Fenomenologi Sebagai Epistemologi Baru Dalam Perencanaan Kota Dan Pemukiman.” In Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar. Yogyakarta.
Sutanti, Nuniek, Boedi Tjahjono, and Lailan Syaufina. 2020. “Analisis Risiko Bencana Kebakaran Di Kecamatan Tambora Kota Administrasi Jakarta Barat.” TATALOKA 22 (2): 162–74. https://doi.org/10.14710/tataloka.22.2.162-174.
Tsaqila, Difa Nur, Nur Miladan, and Rizon Pamardhi Utomo. 2021. “Studi Tingkat Aksesibilitas Sumber Air Penanggulangan Kebakaran Di Kecamatan Tambora Kota Administrasi Jakarta Barat.” Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif 16 (2): 348. https://doi.org/10.20961/region.v16i2.34272.
Tundono, Sri, Laila Zohrah, and Popi Puspitasari. 2020. “Bantuan Teknis Pembangunan Balai Warga, Di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.” Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) 2 (1). https://doi.org/10.25105/jamin.v2i1.6672.

























