Sosialisasi Pentingnya Pencegahan Pernikahan Dini Kepada Siswa-Siswi SMA Argopuro Panti, Jember

Main Article Content

Shinta Feby Ningtiyas
Meirina Ernawati
Muhamad Isa Al-Furqony

Abstract

Pernikahan dini merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih banyak terjadi di Indonesia. Dalam kasus tingginya angka pernikahan dini, Kabupaten Jember menjadi peringkat 2 se Jawa Timur, yang mana sebanyak 1.357 remaja Kabupaten Jember mengajukan dispensasi nikah pada tahun 2022. Oleh karena itu, mahasiswa KKN-BBK 2 Universitas Airlangga bekerja sama dengan pihak SMA Argopuro Panti untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pentingnya pencegahan pernikahan dini. Tujuan kegiatan tersebut adalah 1) Sebagai upaya penurunan kasus pernikahan dini di Kabupaten Jember; 2) Menyadarkan siswa-siswi  akan risiko pernikahan dini bagi aspek kehidupan; 3) Meningkatkan pengetahuan siswa-siswi akan pentingnya pencegahan pernikahan dini; dan 4) Terjadinya penurunan masalah sosial yang berkaitan dengan risiko pernikahan dini. Metode sosialisasi melibatkan media powerpoint (PPT) dan sebuah video film pendek. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu adanya peningkatan pengetahuan pada siswa-siswi SMA Argopuro Panti. Dengan adanya peningkatan pengetahuan, diharapkan dapat menurunkan ksus pernikahan dini di Desa Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Ali, S. (2018) ‘Perkawinan Usia Muda Di Indonesia Dalam Perspektif Negara Dan Agama Serta Permasalahannya (The Teen Marriage In Indonesia On The Country Perspective And Religion As Well As The Problem)’, Jurnal Legislasi Indonesia, 12(2).

Asdam, W.S. et al. (2023) ‘Pencegahan Peningkatan Tren Fenomena Pernikahan Dini Di Kalangan Remaja Melalui Sosialisasi Serentak’, Community Development Journal, 4(4), pp. 8832–8839.

BPS (2022) Usia Pertama Perkawinan di Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Fadlyana, E. and Larasaty, S. (2016) ‘Pernikahan usia dini dan permasalahannya’, Jurnal Sari Pediatri, 11(2), pp. 136–141.

Ikhsanudin, M. and Nurjanah, S. (2018) ‘Dampak pernikahan dini terhadap Pendidikan anak dalam keluarga’, Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), pp. 38–44.

Kurniadi, F. (2023) Kasus Pernikahan Dini di Jatim 2022: Malang Tertinggi, Lumajang dan Jember Masuk 5 Besar. Available at: https://www.jatimhariini.co.id/jawa-timur/pr-8826660188/kasus-pernikahan -dini-di-jatim-2022-malang-tertinggi-lumajang-dan-jember-masuk-5-besar.

Maptukhah, A. and Anita, N. (2023) ‘Efektivitas Edukasi Melalui Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Risiko Pernikahan Dini’, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), pp. 637–642.

Nursari, S. and Putri (2022) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Usia Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Pandan’, Journal of Healtcare Technology and Medicine, 8(1), pp. 1–11.

Pratiwi, B.R. and Muhlisin, A. (2023) ‘Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Peserta Pengabdian Masyarakat’, Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), pp. 1779–1788.

Putri Dewi, K.D. et al. (2023) ‘Pengaruh Pernikahan Dini terhadap Tingkat Pertumbuhan Stunting di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan’, Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1), pp. 817–827.
https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i1.2209.

Qibtiyah (2015) ‘Faktor yang mempengaruhi perkawinan muda perempuan. Biometrika dan Kependudukan’, 3(1).

Rachmah, S. et al. (2023) ‘Pengayaan Pengetahuan Dan Pembiasaan Perilaku Melalui Pendidikan Kesehatan Pada Remaja Di Mojokerto’, BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), pp. 185–193. https://doi.org/10.30822/berbakti.v1i2.2609.

Sekarayu, S.Y. and Nurwati, N. (2021) ‘Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi’, Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), pp. 37–45.

Slamet, H. (2022) ‘Analisis Faktor Pernikahan Anak Usia Dini menurut Persepsi Masyarakat’, Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam, 5(2), pp. 376–386.

Syarief, H.S.R. (2020) ‘Faktor yang Berhubungan dengan Perkawinan Dini di Masa Pandemi Covid 19 di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi’.

Yanti, Hamidah and Wiwita (2018) ‘Analisis Faktor Penyebab Dan Dampak Pernikahan Dini Di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak’, Jurnal Ibu dan Anak, 6(2), pp. 96–103.

Yohana, B., Oktanasari, W. and Orangtua, P. (2022) Hubungan Antara Pendapatan Dengan Usia Pernikahan Dini Pada Remaja Di Keluarahan Tanjung Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas, 18(1), pp. 67–79.

Zelharsandy, V.T. (2022) ‘Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi Di Kabupaten Empat Lawang’, Jurnal Kesehatan Abdurrahman, 11(1), pp. 31–39. https://doi.org/10.55045/jkab.v11i1.136.