Perbandingan Ukuran Tubuh Karkas dan Non Karkas Anak Ayam Kampung Umur 8-10 Minggu Di Kota Kupang

Main Article Content

Eufrasia Lengur
Yoseph M. Laynurak

Abstract

Ayam kampung merupakan ayam hasil domestikasi ayam hutan yang kehidupannya  sudah lekat dengan masyarakat di Indonesia. Kondisi yang ada terkait dengan masalah utama dalam pengembangan ayam  kampung adalah rendahnya produktifitas. Pelestarian keragaman genetik ternak diperlukan dalam upaya mempertahankan sifat-sifat khas ternak yang dapat dimanfaatkan di masa mendatang. Salah satu cara identifikasi sederhana keragaman genetik ayam kampung adalah pengukuran morfologi dari tiap jenis ayam kampung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan ukuran tubuh Krakas dan non krakas anak ayam kampung. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang digunakan adalah 30 ekor anak ayam kampung umur 8-10 minggu. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan antara berat badan dan ukuran tubuh anak ayam kampus karkas dan non karkas. Rataan berat badan non karkas adalah 195 gram sedangkan berat badan karkas adalah 175 g. rataan tinggi dan panjang badan non karkas dan karkas anak ayam kampung adalah 23±21cm dan 21±16cm. Selanjutnya tidak ada perbedaan pada panjang sayap anak ayam kampung yaitu 18 cm baik pada karkas dan non karkas.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Budiman, R. 2007. Pengaruh penambahan bubuk bawang putih pada ransum terhadap gambaran darah ayam kampung yang diinfeksi cacing nematoda (Ascaridia galli). Skripsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Breazile J.E. 1971. Text Book of Veterinary Physiology. Lea & Febriger, Philadelphia
BPS NTT. 2011. NTT dalam angka. Propinsi Nusa Tenggara Timur
Castro C. A. 1990. Intestinal Pathology. In: Behnke J. M (Ed) Parasites; Immunity and Pathology: The Consequences of Paracitic Infection in Mamals. Taylor and Francis, Philadelphia
Cumming, R. B. 1991. Village Chicken Production: Problem and Potential. ACIAR Proceeding, Canbera.
Frandson, R. D. 1992. Anatomi dan Fisiology Ternak. Edisi Ke-4. Terjemahan. B. Srigandono dan K Praseno. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Ganong. W. F. 1995. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 4. Terjemahan. M. D. Widjajakusumah, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.
Guyton, A. C. 1996. Buku Fisiologi Kedokteran. Ed Ke-7. Terjemahan. K. A Engadi. EGC, Jakarta.
Iskandar, S., E. Juarini, Desmayanti, Z. Heti, R. B. Wibowo, dan Sumanto.1991. Teknologi Tepat Guna Ayam Buras. Balai Penelitian Ternak.
Jones, R. D. and K. Johansen. 1972. Haematology of bird In: Farner K. (Ed) Avian Biology II. Academic Press, Inc, New York.
Kusumamihardja, S. 1992. Parasit dan Parasitosis Pada Ternak dan Hewan Piaraan di Indonesia. Pusat Antar Universitas IPB. Bogor.
Lengur ERA. 2013. Profil pemeliharaan anak ayam kampung di desa Sambi Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Prosiding seminar nasional (Menyelamatkan Lingkungan dengan Mengubahperilaku) ISBN : 978-602-9158-53-3
Mansjoer, S. S. 1985. Pengkajian sifat-sifat produksi ayam kampung serta persilangannya dengan Rhode Island Red. Disertasi. Fakultas Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Martojo, H., Sri Darwati, dan K.J.A. Kahono. 1995. Persilangan ayam kampung dengan ayam pelung dengan pemanfaatan dedak padi untuk meningkatkan produksi daging ayam buras yang dipelihara secara intensif di Desa Cikarawang, Kec. Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Laporan Penelitian. Lembaga Pengabdian Masyarakat. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Retnani EB, Ridwan Y, Tiuria R, Satrija F. 2001. Dinamika populasi cacing saluran pencernaan ayam kampung pengaruh tipe iklim terhadap fluktuasi populasi cacing. Media Veteriner 8(1):9-14
Soulsby, E. J. L. 1982. Helminthes, Arthropods and Protozoa of Domesticated Animals. Bailliere Tindall. London.
Soulsby, E. J. L. 1986. Texbook of Clinical Parasitology Volume I: Helminth, Blackwell Scientific Publication. Oxford, London.
Swenson, M. J. 1984. Physiology properties and cellular and chemical constituent of blood In Swenson, M. J. (Ed). Duke’s Physiology of Domestic Animals. 10th Edit. Cornell University Press, Ithaca and London.
Tabbu, C. R. 2002. Penyakit Ayam dan Penyebabnya. Penyakit Asal Parasit, Non Infeksius dan Enthiologi Kompleks. Vol. 2. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
The poultrysite.1995. http://www.thepoultrysite.com/diseaseinfo/128/roundwormlarge-ascaridia. [8 Januari 2008].
Tizard, T. R. 1988. Veterinary Immunology An Introduction. 3rd Edit. W, B. Saunders Company. Vancouver.