Nietzsche Untuk Para Tenaga Kerja Indonesia

  • Yohanes Vianey F. Akoit Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Keywords: Tuna-budak, Rensentiment, Amor dati, reason, realitas

Abstract

Abstraksi

Nietzsche tidak bicara mengenai persoalan Buruh atau Tenaga Kerja Indonesia. Ia seorang perantau yang bicara tentang figur tuan dan budak. Ia bermigrasi karena kreativitas dan bukan dikendalikan ressentiment atas rasa sakitnya. Ia menyadari keterbatasannya di depan realitas-kaotis namun tidak mendendam dan reaktif terhadapnya. Nietzsche afirmatif untuk semua peristiwa yang ia alami. Amor fati itu membebaskan Nietzsche dari dekadensi dan inferiority complex. Kisah perantauan Nietzsche paralel dengan perantauan para pekerja migran. Kesamaan itu secara arbiterer mendorong adanya komparasi. Dorongan itu dinilai urgen karena para pekerja masih bermigrasi dengan motif dendam pada realitas, serta inferior dengan sebutan Tenaga Kerja Indonesia. Nomenklatur TKI cenderung melecehkan martabat para pekerja karena menonjolkan dikotomi otot dan pemikiran. Dalam dikotomi itu nilai jual para pekerja sebagai komoditas dihubungkan dengan otot. Maka penyiksaan yang kerap dialami para pekerja dianggap sebagai agon dan kontraksi untuk kebugaran otot. Negativitas yang dialami para pekerja perlu dipulihkan. Referensi yang cocok sebagai rujukan pemulihan ialah kisah perantauan Nietzsche.

 

Kata Kunci: Tuan-Budak, ressentiment, afirmatif, kaotis, amor fati, great reason, small reason, realitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Nietzsche, Friedrich (Walter Kaufmann, Penerj), 1989 Ecce Homo. New York, Vintage Books.

---- 1985, Thus Spoke Zarathustra. New York, Penguin Books.

---- 1995, Human All Too Human: A Book for Free Spirit. Standford, California.

---- 1966, Beyond Good and Evil: Prelude to a Philosophy of the Future. New York, Vintage Books.

---- 1974, The Gay Science: With a Prelude in Rhymes and an appendix of Songs. New York, Vintage Books.

---- (Aaron Ridley, Edited), 2005. The Anti-Christ. New York, Cambridge University Press.

Doyle Tsarina, 2009. Nietzsche On Epistemology and Metaphysics: The World in View. British: Edinburgh Library Press.

Sleinis, E. E. 1994, Revaluation of Values: A Study in Strategies. Urbana and Chicago, University of Illionis Press.

Setyo Wibowo, A. 2016. Gaya Filsafat Nietzsche.Yogyakarta, Kanisius.

Setyo Wibowo, A. 2009. Nietzsche Manusia Ressentimen: Asal Usul Kesalahan tafsir Akhmad Santoso Dalam Nietzsche Sudah Mati. (dlm) Akhmad Santoso. Nietzsche Sudah Mati. Yogyakarta, Kanisius.

Solomon Robert C. 2003 Living with Nietzsche: What the Great Immoralist has to Teach Us. New York, Oxford University Press.

Published
2024-04-30
How to Cite
Akoit, Yohanes Vianey F. “Nietzsche Untuk Para Tenaga Kerja Indonesia ”. Lumen Veritatis: Jurnal Filsafat dan Teologi 15, no. 1 (April 30, 2024): 47-71. Accessed June 24, 2024. https://journal.unwira.ac.id/index.php/LUMENVERITATIS/article/view/3068.