Studi tentang Kepemimpinan Kepala Desa dalam melaksanakan Kewenangan Desa menuju Kemandirian Desa di Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur

Main Article Content

Frans Bapa Tokan
Apolonaris Gai

Abstract

     Paradigma baru berdesa  sesuai regulasi sesungguhnya menjanjikan harapan, peluang dan sekaligus tantangan bagi  desa mewujudkan kemandiriannya.Karena itu Negara telah memperkuat posisi desa  melalui  sejumlah pengaturan desa berdasarkan asas regoknisi, subsidiaritas, keberagaman, kebersamaan, kegotong-royongan, kekeluargaan, musyawarah, demokrasi, kemandirian, partisipasi, kesetaraan, pemberdayaan dan keberlanjutan.


     Tipe kepemimpinan kepala desa yang cenderung berwatak konservatif-involutif dan regresif, telah menghasilkan pembangunan infrastruktur desa secara masifdengan segala ketimpangan yang menyertainya. Tipe kepemimpinan yang demikian telah melumpuhkan imajinasi dan kreativitas kepala desa melahirkan program-program inovatif dan radikal  di bidang pengembangan potensi sumberdaya desa.


     Watak pemimpin desa yang anti perubahan adalah sebuah tantangan bagi pengembangan demokrasi desa menuju kemandirian  desa. Karena itu mesti dilawan melalui penguatan forum warga sebagai kekuatan inti demokrasi  yang diinisiasi dan digerakkan oleh warga desa, guna mendorong munculnya sosok pemimpin baru di desa yang lebih demokratis dan inovatif-progresif.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles