Culinary tourism on the edge of Kali Code: Strategies for the development and empowerment of Kampung Surokarsan
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v9i2.3364Kata Kunci:
Community empowerment, Culinary tourism, Urban farmingAbstrak
Pemerintah telah membangun tanggul kuat di sebagian area Kampung Surokarsan yang dulunya bekas tempat pembuangan sampah, hingga sekarang memiliki pemandangan tepian Kali Code yang jauh lebih bersih. Namun, warganya belum memanfaatkan potensi lahan pekarangan dan pinggir Kali Code sebagai area publik atau destinasi wisata. Terletak di pemukiman padat penduduk dengan mayoritas pekerjaan tidak tetap, warga melalui kelompok tani "Code Hijau Asri" di RT 13 dan RT 14, RW 04, ini berupaya mengubah kondisi tersebut melalui urban farming untuk meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penataan kawasan pariwisata kuliner di Surokarsan. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan tokoh masyarakat, lurah, dan pemangku kepentingan. Data sekunder diperoleh dari tinjauan literatur. Metode analisis data menggunakan SWOT, dengan perumusan strategi berdasarkan Kekuatan dan Peluang, Kelemahan dan Peluang, Kekuatan dan Ancaman, Kelemahan dan Ancaman. Pengembangan strategi pariwisata mengikuti pendekatan 5A yaitu Atraksi, Aktivitas, Aksesibilitas, Fasilitas, Akomodasi. Potensi yang dimanfaatkan adalah komunitas kelompok tani yang telah mendapatkan pelatihan hidroponik. Warga juga telah melalui pelatihan berbagai bisnis kuliner dan budidaya hidroponik bayam brazil. Strategi yang dirumuskan melibatkan peningkatan legibilitas area masuk kawasan, pembagian zona kegiatan, serta pemanfaatan daya tarik seperti pemandangan matahari terbenam maupun suasana kampung kota.
Unduhan
Referensi
Cooper, Chris, John Fletcher, David Gilbert, dan Stephen Wanhill. 1995. Tourism, Principles, and Practice. Second. Harlow: Prentince Hall.
Creswell, John W., dan Cheryl N. Poth. 2016. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing among Five Approaches. Fourth Edition. Los Angeles: Sage Publications.
CV. Dwimatra. 2020. “Masterplan Kelurahan Karangwaru: Perencanaan Kawasan Terintegrasi.” Yogyakarta.
Ervianto, Wulfram I., dan Sushardjanti Felasari. 2019. “Pengelolaan Permukiman Kumuh Berkelanjutan di Perkotaan.” Jurnal Spektran 7: 178–86.
Hasibuan, Friska, Fermanto Lianto, Samsu Hendra Siwi, and Martinus Bambang Susetyarto. 2021. ‘Utilization of Public Open Space in Kampung Deret Petogogan Jakarta’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 6 (2): 189–98. https://doi.org/10.30822/arteks.v6i2.654.
Indriantoro, Nur, dan Bambang Supomo. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis. 1 ed. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Istiqomah, Istiqomah, and Irsad Andriyanto. 2018. ‘Analisis SWOT Dalam Pengembangan Bisnis (Studi Pada Sentra Jenang Di Desa Kaliputu Kudus)’. BISNIS : Jurnal Bisnis Dan Manajemen Islam 5 (2): 363–82. https://doi.org/10.21043/BISNIS.V5I2.3019.
Khansyah, Rifqi. 2024. ‘Housing and Settlements in The Ujung Menteng Urban Village Area’. Journal of Architecture and Human Experience 2 (1): 23–38. https://doi.org/10.59810/archimane.v2i1.41.
Kusumosusanto, J. Wahyu, Valentina, Winda Laksana, Haris Pujogiri, Aris M. Budiawan, Eko Priantono, Roofy Reizkapuni, dkk. 2022. Buku Saku Identifikasi dan Penilaian Lokasi Kumuh. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Mahagarmitha, Rilia Rigina. 2018. ‘Community Participation in The Development of Kampung Warna-Warni Teluk Seribu In Balikpapan City’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (1): 57–70. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i1.54.
Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta. 2016. ‘Pembangunan River embankment Selesai, Warga RW 04 Surokarsan Gelar Syukuran’. 2016. https://warta.jogjakota.go.id/detail/index/4979.
Rangkuti, Freddy. t.t. “Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis SWOT.” Jakarta.
Resa, Ade Masya, Zulfan Saam, dan Suardi Tarumun. 2017. “Strategi Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kampung Bandar Kota Pekanbaru.” Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia 2: 117–27.
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta. 2021. ‘Keputusan Walikota Yogyakarta Nomor 158 Tahun 2021 Tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh’. https://hukum.jogjakota.go.id/index.php/result/download_file/lqmSnA70k3R3D70k3R3D.
Stange, Jennifer, dan David Brown. 1997. Tourism Destination Management: Achieving Sustainable and Competitive Results. Washington: The George Washington University. http://lms.rmportal.net/course/category.php?id=51.
Sulistyaningsih, Dwi, dan Ira Mentayani. 2022. “PENATAAN KAWASAN TEPIAN SUNGAI SEBAGAI RUANG TERBUKA DI MURUNG KENANGA, MARTAPURA.” Jurnal Lanting 10 (Februari).
Tyas, Hari Saptaning. 2023. “LAPORAN KEMAJUAN PEMBERDAYAAN KEMITRAAN MASYARAKAT.” Yogyakarta.
Udayani, Ni Nyoman Wahyu, dan I Ketut Sumantra. 2021. “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK BUNGA ROSELLA DALAM MEWUJUDKAN SINERGITAS SEKTOR PERTANIAN DAN PARIWISATA DI DESA WISATA DESA BAHA, MENGWI.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Abditani.
Ulwiyyah, Shintia. 2023. ‘Perancangan Kawasan Pusat Seni Ukir Kayu Kota Jepara’. Journal of Architecture and Human Experience 1 (1): 53–60. https://doi.org/10.59810/archimane.v1i1.5.
Viktor Bungtilu, Laiskodat. 2018. Pariwisata Nusa Tenggara Timur : Potensi dan Dinamika. Salatiga: Satya Wacana Univerity Press.
Wulandari, Anis, and Ramos Pasaribu. 2023. ‘Evaluasi Kualitas Lingkungan Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Pada Rusunawa Klender’. Local Engineering 1 (1): 21–30. https://doi.org/10.59810/lejlace.v1i1.30.
Zahran, Rafif Adimas, dan Tantan Hermansah. 2022. “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG WISATA BEKELIR KELURAHAN BABAKAN KECAMATAN TANGERANG KOTA TANGERANG.” Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 1 (1): 17–27.

























