Evaluasi active design pada media perjalanan aktif di sekitar ruang publik kota
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v4i1.359Kata Kunci:
Desain aktif, Evaluasi, Kesehatan publik, Kota sehat, Ruang terbuka publik, Urban open spaceAbstrak
Perkembangan pembangunan, teknologi dan budaya pada masyarakat perkotaan telah menghasilkan berbagai dampak positif dan negatif, salah satu dampak negatif tersebut adalah menurunnya faktor kesehatan publik dari berkembangnya berbagai penyakit cardiovaskular pada masyarakat perkotaan yang disebabkan oleh minimnya melakukan aktivitas fisik. Berdasarkan fenomena tersebut mulailah berkembang prinsip desain aktif. Desain aktif dapat dipahami sebagai prinsip perancangan pada desain tata fisik lingkungan agar dapat merangsang para penggunanya untuk melakukan aktivitas gerak secara fisik. Prinsip desain aktif akan memiliki dampak yang signifikan bagi peningkatan faktor kesehatan publik apabila diterapkan pada titik aktivitas masyarakat kota. Seiring dengan fenomena tersebut, Kota Bandung telah melakukan berbagai revitalisasi pada ruang terbuka publik kota, beberapa berhasil menjadi titik aktivitas masyarakat dalam berolahraga dan berekreasi, salah satunya pada lingkungan disekitar ruang terbuka publik Saparua Park. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif-deskriptif dengan tujuan evaluasi. Penelitian dimulai dengan merumuskan indikator desain aktif dari pelbagai literartur, kemudian melakukan evaluasi terhadap objek studi. Menghasilkan pemahaman tentang sejauh mana prinsip desain aktif terwujud pada objek studi, potensi pengembangan kedepan dan perwujudan apa saja yang dapat dijadikan contoh.
© 2019 Raden Rangga Ilham Irfandian, Herman Wilianto
Unduhan
Referensi
Anderson W G, R. 1991. ‘BICYCLE FACILITY MANAGEMENT. ON THE ROAD’. TRANSAFETY REPORTER.
Carmona, Matthew, Claudio de Magalhães, and Leo Hammond. 2008. Public Space: The Management Dimension. Public Space: The Management Dimension. https://doi.org/10.4324/9780203927229.
Centers for Disease Control and Prevention. 2014. ‘National Diabetes Statistics Report: Estimates of Diabetes and Its Burden in the United States’. US Department of Health and Human Services.
Firdaus Prayogi, Sigit, Budi Isdianto, and Muh. Ihsan. 2014. ‘EKSPERIMEN TEORI HUMAN CENTERED DESIGN PADA ELEMEN FISIK TAMAN KRESNA KOTA BANDUNG’. Jurnal Sosioteknologi. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2014.13.3.5.
Gehl, Jan. 2007. ‘Public Spaces for a Changing Public Life’. In Open Space: People Space. https://doi.org/10.4324/9780203961827.
Giles-Corti, Billie, Hannah Badland, Sarah Foster, Suzanne Mavoa, Carolyn Whitzman, and Gavin Turrell. 2014. ‘Healthy Cities’. In Australian Environmental Planning: Challenges and Future Prospects. https://doi.org/10.4324/9781315813110.
Hendrawan, Christianto, and Yohanes Basuki Dwisusanto. 2017. ‘Konsep Active Living Dalam Perancangan Jalur Pedestrian, Studi Kasus: Jalan L. L. R. E. Martadinata (Riau), Bandung, Jawa Barat’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 2 (1): 15–32. https://doi.org/10.30822/arteks.v2i1.38.
Jackson, Laura E. 2003. ‘The Relationship of Urban Design to Human Health and Condition’. Landscape and Urban Planning. https://doi.org/10.1016/S0169-2046(02)00230-X.
Kamel Boulos, Maged N., and Najeeb M. Al-Shorbaji. 2014. ‘On the Internet of Things, Smart Cities and the WHO Healthy Cities’. International Journal of Health Geographics. https://doi.org/10.1186/1476-072X-13-10.
Lee, Karen K. 2012. ‘Developing and Implementing the Active Design Guidelines in New York City’. Health and Place. https://doi.org/10.1016/j.healthplace.2011.09.009.
Lefebvre, Henri. 1992. The Production of Space. Edited by Donald Nicholson Smith. The Production of Space. 1 edition. United States: Wiley-Blackwell.
Liem, Yoseph, and Reginaldo Chistophori Lake. 2018. ‘Pemaknaan Ruang Terbuka Publik Taman Nostalgia Kota Kupang’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 2 (2): 149–58. https://doi.org/10.30822/arteks.v2i1.48.
Lynch, Kevin. 1960. The Image of the City. Harvard-MI. United States: MIT Press.
Martin, Wortmann, and Wortmann Martin. 2007. ‘United Nations Human Settlements Programme (UN-HABITAT)’. In Max Planck Encyclopedia of Public International Law. https://doi.org/10.1093/law:epil/9780199231690/e1715.
Mberu, Yuliana Bhara, and Yohanes Djarot Purbadi. 2018. ‘Makna Ruang Jalan Di Kota Lama Kupang Menurut Pengguna Ruang Pedagang Informal Dan Formal’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (1): 79–100. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i1.56.
Pradono, Budi. 2019. ‘The Interiority of Proximity Between Nature and Architecture in Contemporary and Tropically Context with Cases Studies’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 129–44. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.63.
Pucher, John, and Ralph Buehler. 2010. ‘Walking and Cycling for Healthy Cities’. Built Environment. https://doi.org/10.2148/benv.36.4.391.
Subroto, Tarcicius Yoyok Wahyu. 2019. ‘Koeksistensi Alam Dan Budaya Dalam Arsitektur’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2). https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.60.
Watson, Donald, Alan Plattus, and Robert Shibley. 2003. Standards for Urban Design. New York : McGraw-Hill.
WHO. 2011. ‘WHO | Obesity and Overweight’. World Health Organisation Media Centre Fact Sheet No. 311.
Widodo, Johannes. 2019. ‘Human, Nature, And Architecture’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 145–48. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.65.
Urban Street Design Guide. Urban Street Design Guide. https://doi.org/10.5822/978-1-61091-534-2.

























