Pola permukiman di dusun Mantran Weran Magelang dalam bingkai kebudayaan Jawa

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.67
Crossmark

Kata Kunci:

pola permukiman, ritual komunal, kebudayaan Jawa

Abstrak

Dusun Mantran Wetan merupakan dusun yang terletak di kaki Gunung Andong kabupaten Magelang yang mayoritas masyarakatnya berasal dari akulturasi Jawa Islam. Tradisi Jawa berupa ritual komunal masih berlangsung secara tertib dan teratur serta menggunakan ruang – ruang tertentu sehingga membentuk suatu pola permukiman. Penelitian ini bertujuan meningkatkan dan memperdalam pengetahuan ilmiah tentang pola permukiman di Dusun Mantran Wetan Magelang dalam kaitan dengan kebubudayaan Jawa dan memperkuat pelestarian pola permukiman Dusun Mantran Wetan Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian empiris, pengumpulan data menggunakan metode observasi lapangan, wawancara serta diperkuat dengan kajian pustaka khususnya literatur kebudayaan Jawa.  Hasil penelitan adalah pola permukiman di Dusun Mantran Wetan Magelang memiliki dua titik suci dan dua ruang komunal sebagai tempat yang selalu menjadi acuan ritual komunal yang selalau diljalankan oleh masyarakat.  Dapat disimpulkan bahwa aspek yang berpengaruh terhadap pola spermukiman di Dusun Mantran Wetan dibentuk dan dipengaruhi oleh simbolisasi kebudayaan Jawa dari masyarakat setempat yang masih lestari.

© 2019 Refranisa

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Refranisa, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

    Mahasiswa Program Studi Magister Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Referensi

Apika. 2009. Kiblat Papat Lima Pancer Sebagai Media Refleksi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Ariani, Nofa Martina. 2016. “TINJAUAN KRITIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RENCANA TINDAK PENATAAN PERMUKIMAN TRADISIONAL / BERSEJARAH (RTPPT) DUSUN MANTRAN WETAN, DESA GIRIREJ, KECAMATAN NGABLAK, KABUPATEN MAGELANG.” Jurnal Pengembangan Kota. https://doi.org/10.14710/jpk.2.1.31-40.

Cintiyadewi, Mariana Jayanti. 2016. “TINJAUAN KRITIS PROYEK RENCANA TINDAK PENATAAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN TRADISIONAL / BERSEJARAH KABUPATEN MAGELANG.” Jurnal Pengembangan Kota. https://doi.org/10.14710/jpk.2.1.24-30.

Ekaputra, Yohanes Dicky; Sudarwani, Margareta Maria; Fatmasari, Dewi. n.d. “PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA PERMUKIMAN GUNA PERBAIKAN KESEJAHTERAAN MELALUI PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DUSUN MANTRAN WETAN KABUPATEN MAGELANG.” http://docplayer.info/31286254-Pendahuluan-tatanan-pemukiman-sebagai-produk-budaya-penyusunannya-ditentukan-oleh-tiga-faktor-yaitu-bentuk-lingkungan-bangunan-kondisi-alam.html.

Indrawati. 2015. “Peluang Penelitian Lanskap Permukiman Jawa Di Desa Majasto Kabupaten Sukoharjo Berdasarkan Cara Pandang Arsitektur Islam.” In . Simposium Nasional Rapi XIV-2015 FT. UMS. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/6580/A108.pdf?sequence=1.

Lucas, Sasongko Triyoga. 1987. “Persepsi Dan Kepercayaan Manusia Jawa Terhadap Gunung Merapi.” Universitas Gadjah Mada.

Rapoport, Amos. 1969. House, Form, and Culture. New York: Prentice Hall.

Sudarwani, Margareta Maria, and Andreas Agung Widhijanto. 2016. “Identifikasi Elemen Rumah Tradisional Melalui Simbolisasi Budaya Di Dusun Mantran Wetan Magelang Margareta.” In Temu Ilmiah IPLBI 2016.

Syam, Nur. 2005. “Islam Pesisir.” Yogyakarta.

Tuan, Yi-Fu. 2008. “Space and Place (1977).” In Key Texts in Human Geography. https://doi.org/10.4135/9781446213742.n7.

VG Sri Rejeki, Nindyo Soewarno, Sudaryono, T. Yoyok Wahyu Subroto. 2010. “Nilai Kosmologi Pada Tata SpasiaI Permukiman Desa Kapencar, Lereng Gunung Sindoro, Wonosobo.” Forum Teknik.

Woodward. 1999. “Islam Jawa.” Yogyakarta.

Diterbitkan

2019-06-01

Cara Mengutip

“Pola Permukiman Di Dusun Mantran Weran Magelang Dalam Bingkai Kebudayaan Jawa”. 2019. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 139-48. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.67.