Penerapan konsep kejawen pada rumah tradisional Jawa

Penulis

  • Bintang Padu Prakoso a:1:{s:5:"en_US";s:9:"Mahasiswa";}
  • Herman Wilianto Universitas Katolik Parahyangan image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30822/arteks.v5i2.219
Crossmark

Kata Kunci:

Filosofi hidup orang Jawa, Kejawen, Simbol, Rumah Jawa

Abstrak

Masyarakat Jawa memiliki falsafah hidup yang unik. Falsafah hidup masyarakat Jawa dikenal sebagai ajaran kejawen. Falsafah kejawen diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dimanifestasikan dalam simbol-simbol dan ritual pada hunian. Bagi masyarakat Jawa, rumah tidak dianggap sebagai tempat tinggal semata, namun rumah juga menjadi tempat perwujudan banyak simbol atau ritual yang memberi dorongan bagi pemiliknya. Penelitian mengenai rumah adat Jawa memang sudah sering dilakukan, namun banyak dari hasil penelitian lebih menekankan aspek fisik. Sedangkan masyarakat Jawa tradisional yang mengacu pada falsafah kejawen memahami realitas secara intuitif, tidak terbatas pada wujud fisiknya saja. Untuk memahami isu dari penelitian ini secara mendalam observasi lapangnan dilakukan untuk periode waktu tertentu menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rumah bagi masyarakat Jawa merupakan perpaduan jagad ageng dan jagat alitOmah yang berasal dari kata "Om" sebagai bapak angkasa dan "Mah" lemah atau tanah merupakan ibu bumi. Omah bagi masyarakat Jawa merupakan manifestasi dari makro kosmos dan mikro kosmos.

© 2020 Bintang Padu Prakoso, Herman Wilianto

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Herman Wilianto, Universitas Katolik Parahyangan

    Dosen Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Parahyangan

Referensi

Ben-Amos, Dan, and Victor Turner. 1970. ‘The Forest of Symbols: Aspects of Ndembu Ritual’. Western Folklore 29 (2): 134. https://doi.org/10.2307/1498807.

Budiwiyanto, Joko. 2011. ‘Transformasi Pola Tata Ruang Rumah Tradisional Jawa Ke Dalam Pola Tata Ruang Rumah Tinggal Sederhana’. Pendhapa 2 (1): 93–107. https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/pendhapa/article/view/1171/1165.

———. 2013. ‘Rumah Tradisional Jawa Dalam Sudut Pandang Religi’. Ornamen.

Cahyandari, Gerarda Orbita Ida. 2012. ‘Tata Ruang Dan Elemen Arsitektur Pada Rumah Jawa Di Yogyakarta Sebagai Wujud Kategori Pola Aktivitas Dalam Rumah Tangga’. Jurnal Arsitektur Komposisi 10 (2): 103–18. https://doi.org/10.24002/jars.v10i2.1064.

Dakung, Sugiyarto. 1982. ‘Arsitektural Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta’. Yogyakarta.

Greetz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Hidayatun, Maria. 1994. ‘Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Kotagede: Dampaknya Terhadap Arsitektur Rumah Tinggalnya’. Universitas Indonesia.

Hidayatun, Maria I. 1999. ‘Pendopo Dalam Era Modernisasi: Bentuk , Fungsi, Dan Makna Pendopo Pada Arsitektur Tradisional Jawa Dalam Perubahan Kebudayaan’. DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment).

Kartono, J. Lukito. 2005. ‘Konsep Ruang Tradisional Jawa Dalam Konteks Budaya’. Dimensi Interior 3 (2): 124–36. https://media.neliti.com/media/publications/217877-konsep-ruang-tradisional-jawa-dalam-kont.pdf.

Mangunwijaya, Y. B. 2009. Wastu Citra: Pengantar Ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur, Sendi-Sendi Filsafatnya, Beserta Contoh-Contoh Praktis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Musman, Asti, and Nurti Lestari. 2017. Filosofi Rumah Jawa. Yogyakarta: Pustaka Jawi.

Ronald, Arya. 1988. Manusia Dan Rumah Jawa. Yogyakarta: JUTA UGM.

———. 2015. ‘Budaya Bermukim Masyarakat Jawa’. Sinektika: Jurnal Arsitektur 1 (1): 180–88. https://doi.org/10.23917/sinektika.v1i1.1136.

Subroto, T. Yoyok Wahyu. 2019. ‘Koeksistensi Alam Dan Budaya Dalam Arsitektur’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): v–viii. https://doi.org/10.30822/artk.v3i2.244.

Sumardiyanto, Bonifasius. 2016. ‘Persistensi Makna Zona Publik Dan Privat Rumah Tradisional Masyarakat Jawa Di Desa Jagalan Dan Kelurahan Purbayan Kotagede Yogyakarta’. Univesitas Katolik Parahyangan.

———. 2019. ‘Pengaruh Renovasi Terhadap Makna Rumah Tradisional Masyarakat Jawa, Kasus Studi: Kotagede Yogyakarta’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 113–28. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.62.

Suprijanto, Iwan. 2002. ‘Rumah Tradisional Osing : Konsep Ruang Dan Bentuk Teori Ruang Pada Rumah Tradisional Jawa’. Dimensi Teknik Arsitektur.

Suseno, Franz Magnis. 1984. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi Tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wibowo, H. J, and Emiliana Sadilah. 1991. ‘Sistem Pengetahuan Orang Jawa Mengenai Flora Dan Fauna Dalam Kaitannya Dengan Rumah Tradisional’. Buletin Jarahnitra, Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktoral Jendral Kebudayaan. Balai Kajian Sejarah Dan Nilai Tradisional 1 (1).

Widodo, Johannes. 2019. ‘Human, Nature, And Architecture’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 145–48. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.65.

Diterbitkan

2020-08-01

Cara Mengutip

“Penerapan Konsep Kejawen Pada Rumah Tradisional Jawa”. 2020. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 5 (2): 165-72. https://doi.org/10.30822/arteks.v5i2.219.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama