Identifikasi unsur-unsur arsitektural rumah kalang di Kotagede Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v5i1.85Kata Kunci:
Art Deco, Art Nouveau, Elemen arsitektur, Rumah kalang, Rumah tradisional JawaAbstrak
Rumah Kalang di Jalan Mondorakan Kotagede merupakan rumah tradisional Jawa yang dibangun dan dimiliki oleh orang Jawa, dan mengadopsi unsur-unsur arsitektural dari arsitektur art nouveau dan art deco. Tidak ada pakem atau aturan-aturan tertentu yang mengatur tentang arsitektur rumah kalang. Rumah kalang mencerminkan rumah Jawa dilihat dari aspek spasial, bentuk atap, serta beberapa ragam hias ornamen khas Jawa. Pengaruh art nouveau dan art deco ditunjukkan dari ornamen yang bertema dan merupakan hasil stilasi dari flora dan fauna yang berbeda dengan ragam hias pada rumah tradisional Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur-unsur arsitektural pada bangunan rumah kalang dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perbedaan dan kesamaan pengolahan unsur-unsur arsitektural yang ada di Rumah Kalang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui kasus studi di lapangan dengan analisa melalui cara kualitatif. Metode pengambilan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi serta didukung dengan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan dan kesamaan unsur-unsur arsitektural pada rumah kalang yang ada sekarang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti sosial-ekonomi (profesi) pemilik, sejarah, fungsi dan kegiatan di dalamnya dari dulu hingga sekarang, serta kondisi site (luas site, bentuk site, posisi terhadap jalur sirkulasi). Melalui hasil penelitian ini diharapkan mampu mendukung upaya pelestarian bangunan rumah kalang sebagai salah satu warisan budaya khas Indonesia khususnya Kotagede.
Unduhan
Referensi
Arinto, Fransiscus Xaverius Eddy. 2018. “Pelestarian arsitektur berdasarkan architectural architypes melalui metode grafis.” ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (1): 29–36. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i1.52.
Cahyandari, Gerarda Orbita Ida. 2012. “Tata Ruang dan Elemen Arsitektur pada Rumah Jawa di Yogyakarta sebagai Wujud Kategori Pola Aktivitas dalam Rumah Tangga.” Jurnal Arsitektur Komposisi 10 (2): 103–18. https://doi.org/10.24002/jars.v10i2.1064.
Hadiyanta, Ing. Eka. 2015. “Kawasan Cagar Budaya di Yogyakarta: Citra, Identitas, dan Branding Ruang.” Yogyakarta: Jurnal Widya Prabha 4 (1). https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/kawasan-cagar-budaya-kotagede/.
Ju, Seo Ryeung, Do Yeon Kim, dan Revianto Budi Santosa. 2018. “Dualism in the Javanese house and transformation with focus on the houses of Kotagede, Yogyakarta.” Journal of Asian Architecture and Building Engineering 17 (1): 71–78. https://doi.org/10.3130/jaabe.17.71.
Kleden, Ulfia C., dan Fahril Fanani. 2015. “Harmonisasi Ketentuan Peruntukan Bangunan Cagar Budaya dalam Perspektif Regulasi di Kawasan Budaya Kotabaru, Kota Yogyakarta-DIY.” In Seminar Nasional ReTII ke 10. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS). https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/180.
Lawz, Fariz Pradipta. 2016. “Sekilas Mengenai Tata Ruang Kota Gede Yogyakarta.” Blog. 2016.
Lee, Ji-Hyun. 2017. Morphological Analysis of Cultural DNA Tools for Decoding Culture-Embedded Forms. Diedit oleh Ji-Hyun Lee. Springer.
Mook, Hubertus Johannes van. 1972. Kuta Gede. Seri terje. Jakarta: Bhratara.
Pemerintah Daerah Istimewah Yogyakarta. 2011. SK. Gubernur Daerah Istimewah Yogyakarta, No. 186/KEP/2011, tentang Kawasan Cagar Budaya. Indonesia.
Putra, Augustinus Madyana. 2011. “Karakteristik Facade Bangunan Dalem di Sisi Utara Jalan Mondorakan, Kotagede, Yogyakarta.” Jurnal Arsitektur Komposisi 9 (2): 82–92. http://ft.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2014/10/1_Augustinus-Madyana-P_Karakteristik-Facade.pdf.
Ronald, Arya. 1988. Manusia dan Rumah Jawa. Yogyakarta: Juta.
Sumardiyanto, B. 2019. “Pengaruh renovasi terhadap makna rumah tradisional masyarakat Jawa, kasusstudi: Kotagede Yogyakarta.” ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 99–114. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.62.
Suryanto, Budi. 1998. “Hukum Waris Adat pada Masyarakat Golongan Kalang di Yogyakarta.” Universitas Gadjah Mada.
UNESCO Office Jakarta and Regional Bureau for Science in Asia and the Pacific;, Pacific;, UNESCO Office Bangkok and Regional Bureau for Education in Asia and The, dan Jogja Heritage Society (Indonesia). 2007. Homeowner’s conservation manual: Kotagede heritage district, Yogyakarta, Indonesia. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000180608.
Utomo, Rizon Pamardhi. 2005. Ensiklopedi Kotagede. Yogyakarta: Dinas Kebudayaan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,.
Utomo, Tri Prasetyo. 2006. “Transformasi Nilai Estetika Rumah ‘Joglo’ Di Kawasan Kotagede Yogyakarta.” Ornamen Jurnal Kriya Seni ISI Surakarta 3 (2). https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/ornamen/article/view/865/855.

























