Identitas arsitektur Kota Banjarmasin: Pola struktur kota sungai pasang surut dan tipologi bangunannya

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.30822/arteks.v7i3.1201
Crossmark

Kata Kunci:

Banjarmasin, Identitas arsitektur kota, Kota sungai pasang surut, Struktur kota, Tipologi bangunan

Abstrak

Banjarmasin, kota seribu sungai, akumulasi delta hasil endapan ratusan perairan sungai. Berada -0.16 meter di bawah permukaan air laut dan berjarak 23 km dari muara sungai Barito, embrio kota Banjarmasin dipengaruhi pasang surut (pasut) harian dari laut Jawa. Sungai besar Barito menjadi batas barat dengan cabangnya, sungai Martapura, membelah kota ini. Hidrodinamika pasut muara sungai menjadi karakteristik identitas lingkungan alam pasut yang mempengaruhi morfologi pembentukan struktur kota dan tipologi bangunan. Adaptasi kehidupan pada identitas lingkungan alam pasut ini menjadikan masyarakat Banjar memiliki budaya tradisional air unik berbasis lingkungan fisikal, teritorial, dan kulturalnya yang ditandai dari fisik, fungsional, dan normatif kota terutama pada era pra-kolonial hingga era kolonial. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi identitas arsitektur kota sungai pasut Banjarmasin dengan unsur-unsur pembentuknya melalui pendekatan morfo-tipologi dengan metode interpretatif-deskriptif-retrospektif. Hasil studi menemukan struktur pembentuk arsitektur lingkungan kota sungai pasut Banjarmasin beridentitas pola fragmentasi, berwujud akumulasi delta, hasil sedimentasi dari cabang aliran sungai bentuk dendritik dan meander. Hasil adaptasi kehidupan masyarakat Banjar terhadap konteks lingkungan alamnya melahirkan budaya tradisional air mewujudkan empat tipologi bangunan kontekstual sungai pasut, yaitu: bangunan apung, panggung air, panggung air-darat, dan darat berkantong air.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ali, R. Mohammad. 1965. Sedjarah Dalam Revolusi Dan Revolusi Dalam Sedjarah. Jakarta: Bhratara.

Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin. 2014. ‘Daftar Nama Sungai Di Kota Banjarmasin Beserta Data Panjang Dan Lebarnya’. Banjarmasin.

BAPPEDA Kota Banjarmasin. 2010. ‘Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjarmasin Tahun 2010-2030’. Banjarmasin.

Carmona, Matthew. 2021. Public Places Urban Spaces: The Dimensions of Urban Design. 3rd ed. New York: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315158457.

Carmona, Matthew, and John Punter. 2013. The Design Dimension of Planning: Theory, Content, and Best Practice for Design Policies. Oxfordshire: Routledge.

Habraken, N. John. 1998. The Structure of the Ordinary, Form and Control in the Built Environment. Edited by Jonathan Teicher. Paperback. Cambridge: MIT Press. https://www.habraken.com/html/structure_of_the_ordinary.htm.

Habraken, N John, and Jonathan Teicher. 2000. ‘The Physical Structure of Built Environment’. In The Structure of the Ordinary Form and Control in the Built Environment.

Kusliansjah, Yohanes Karyadi. 2012. ‘Morfologi Arsitektur Kota Tepi Air Kasus: Struktur Kota Banjarmasin, Kalimantan, Indonesia’. Bandung. https://repository.unpar.ac.id/handle/123456789/12930.

———. 2015. ‘Konsep Arsitektur Kawasan Sungai Pasang Surut Pada Era Pra Kolonial Dan Kolonial Di Kota Lama Banjarmasin’. Universitas Katolik Parahyangan. https://repository.unpar.ac.id/handle/123456789/1981.

Mentayani, Ira. 2008. ‘Analisis Asal Mula Arsitektur Banjar’. Jurnal Teknik Sipil Dan Perencanaan 10 (1). https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jtsp/article/view/6940.

Nawawi, H. Ramli, Tamny Ruslan, and Yustan Aziddin. 1986. Sejarah Kota Banjarmasin. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Protek Inventarisi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.

Norberg-Schulz, Christian. 1991. Genius Loci: Toward a Phenomenology of Architecture. New York: Rizzoli International Publication Inc.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Promosi Kesehatan Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Rossi, Aldo. 1984. The Architecture of the City. London, England: The MIT Press Cambridge, Massachusetts, and London, England. http://web.dfc.unibo.it/paolo.leonardi/materiali/vc/RossiAC.pdf.

Sari, Rizki Permata. 2008. ‘Pergeseran Pergerakan Angkutan Sungai Di Sungai Martapura Kota Banjarmasin’. Universitas Diponegoro. https://core.ac.uk/display/11718648.

Setiadi, Amos, and Yohanes Karyadi Kusliansjah. 2021. ‘Water-Based Settlements and The Urban Planning Challenges in Indonesia a Case Study of Banjarmasin City’. Planning Malaysia Journal 19 (4).

Subiyakto, Bambang. 2004. ‘Infrastruktur Pelayaran Sungai Kota Banjarmasin Tahun 1900-1970’. In The First International Conference on Urban History. Surabaya: Airlangga University, in cooperation with Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie.

———. 2005. ‘Infrastruktur Pelayaran Sungai Kota Banjarmasin 1900-1970’. In Kota Lama Kota Baru: Sejarah Kota-Kota Di Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Suhaemi, Syafrudin Raharjo, and Marhan. 2018. ‘Penentuan Tipe Pasang Surut Perairan Pada Alur Pelayaran Manokwari Dengan Menggunanakn Metode Admiralty’. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik 2 (1): 57–64.

Wijanarka. 2009. ‘Urban Canal Development in Banjarmasin’. In International Symposium of Nusantara Urban Research Institute (NURI), 1–9. Semarang: Architecture Department of Engineering Faculty – Diponegoro University.

Wyrtki, Klaus. 1961. Physical Oceanography of the Southeast Asian Waters: NAGA Report Volume 2: Scientific Results of Marine Investigations of the South China Sea and the Gulf of Thailand 1959-1961. California: Scripps Institution of Oceanography, University of California.

Diterbitkan

2022-12-31

Cara Mengutip

“Identitas Arsitektur Kota Banjarmasin: Pola Struktur Kota Sungai Pasang Surut Dan Tipologi Bangunannya”. 2022. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 7 (3): 269-78. https://doi.org/10.30822/arteks.v7i3.1201.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>