Jenis – Jenis Tumbuhan Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Pada Manusia Oleh Masyarakat Desa Nunusunu Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan

Penulis

  • Anayunita Pehuki a:1:{s:5:"en_US";s:41:"Universitas Katolik Widya Mandira kupang ";}
  • Lukas Seran , Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira
  • Maria Novita Inya Buku , Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira
Crossmark

Kata Kunci:

Identifikasi Tumbuhan Obat, Penyakit Pada Manusia

Abstrak

Kearifan lokal tanpa penggunaan bahan alam untuk mengobati penyakit pada manusia di Desa Nunusunu masih bersifat grasilis( terbatas / diketahui oleh orang-orang tertentu). Oleh karna itu perlu dilakukan penelitian secara akademis dan dipublikasikan agar diketahui oleh banyak orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat, bagian tumbuhan  yang dimanfaatkan sebagai obat, jenis penyakit yang diobati dengan tumbuhan obat, cara pengolahan tumbuhan obat , jenis tumbuhan obat yang paling banyak digunakan, jenis tumbuhan obat yang dibudidayakan dan alasan  tumbuhan obat tersebut dibudidayakan.

 Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode yang dilakukan  dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan  wawancara semi-terstruktur (terlampir).

Hasil penelitian ditemukan bahwa sebanyak 17 jenis tumbuhan yaitu: Taduk (Alstonia scholaris), Kapuk( Ceiba pentandra),  Bayam merah (Amaranthus tricolor L), Sirsak ( Annona muricata), Anonak (Annona feticulata) , Kirinyuh (Chromolaena odorata)  , Pepaya ( Carica papaya), Jambu Biji (Psidium guajava), Delima (Punica granatum), Daun Sirih (Piper betle), Binahong (Anredera cordifolia), Sereh (Cymbopogon citratus), Betadin / Jarak Tintir (Jatropha multifida), Daun Kelor (Moringa Oleifera), Mahoni (Swietenia Mahagoni), Aruda (Ruta graveolens), Damar Merah (Jatropha).   Bagian tumbuhan yang digunakan/ dimanfaatkan  sebagai obat adalah daun, batang, biji, rimpang / akar. Cara pengolahan / penggunaan tumbuhan obat dilakukan dengan cara  langsung dimakan, direbus, dibakar, dikunyah / ditumbuk . Jenis penyakit pada manusia yang  dapat diobati yaitu sakit pinggang, bisul, darah rendah, kanker (rahim dan payudara), perut kembung, luka berdarah, gigi sakit / berlubang, perut sakit, mencret,  Kencing manis / kencing putih, lambung, tumor, menyembuhkan luka luar dan dalam, Panas tinggi dan cacingan , batuk , muntah darah. Jenis tumbuhan yang paling banyak   digunakan adalah bayam merah, sirsak, anonak, kirinyuh, daun sirih, binahong, sereh.

 jenis tumbuhan yang dibudidayakan adalah Binahong, sereh, daun sereh, daun sirih, bayam merah, kelor, pepaya, delima, sirsak, anonak. Alasan tumbuhan dibudidayakan yaitu selain sebagai obat untuk mengobati penyakit pada manusia, tumbuhan tersebut juga dapat dikonsumsi oleh masyarakat sehingga dibudidayakan agar mudah ditemukan dan digunakan saat diperlukan.

Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh 17 jenis tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan adalah daun, batang, biji, dan akar. Cara pengolahan/penggunaan tumbuhan obat dilakukan dengan cara langsung dimakan, direbus, dibakar, dikunyah/ditumbuk. Dan tumbuhan obat yang dibudidayakan oleh masyarakat nunusunu adalah binahong, sereh, daun sirih, bayam merah, kelor, pepaya, delima, sirsak, anonak.alasan tumbuhan obat yang dibudidayakan yaitu selain sebagai obat untuk mengobati penyakit pada manusia, tumbuhan tersebut juga dapat dikonsumsi oleh masyarakat sehingga dibudidayakan agar mudah ditemukan dan digunakan saat diperlukan.

Referensi

Diterbitkan

2023-12-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
“Jenis – Jenis Tumbuhan Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Pada Manusia Oleh Masyarakat Desa Nunusunu Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan”, JBIOEDRA, vol. 1, no. 2, hlm. 141–150, Des 2023, Diakses: 14 Agustus 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://journal.unwira.ac.id/index.php/JBIOEDRA/article/view/2656

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama